IGAMBLE247 mengulas pelatihan tanggap darurat yang bisa kamu ikuti di Indonesia, dari cara memadamkan api kecil sampai pertolongan pertama. Kenapa ini penting? Waktu ada kejadian, orang biasanya panik. Yang pernah latihan biasanya tahu harus ngapain duluan.
Masing-masing punya fokus yang beda, dari api sampai korban.
Di kelas ini kamu belajar membedakan jenis api. Api dari kertas atau kayu beda penanganannya dengan api dari minyak atau korsleting listrik. Kamu juga diajari memakai APAR. Caranya: cabut pin, arahkan selang ke pangkal api, tekan tuas, lalu gerakkan ke kiri dan kanan.
Materinya soal menolong orang sebelum ambulans datang. Misalnya RJP untuk orang yang jantungnya berhenti, cara menahan perdarahan, dan posisi miring yang aman untuk korban pingsan yang masih bernapas.
Kelas ini lebih teknis. Kamu belajar mengecek kondisi korban, memindahkannya dengan aman, dan menelepon 112 dengan info yang jelas: lokasi, jumlah korban, dan kondisinya.
IGAMBLE247 biasanya melihat empat hal: siapa penyelenggaranya, apakah instrukturnya bersertifikat, seberapa banyak porsi praktiknya, dan apakah sertifikatnya diakui Kemnaker atau BNSP.
Cek siapa yang mengadakan pelatihan dan rekam jejaknya.
Pastikan pengajarnya punya sertifikat di bidang yang diajarkan.
Makin banyak latihan langsung, makin siap kamu saat kejadian nyata.
Cek apakah sertifikatnya diakui Kemnaker atau BNSP.
Satu catatan: membaca ulasan nggak sama dengan ikut latihan. Kalau terjadi keadaan darurat, langsung telepon 112.
Pelatihan damkar mengajarkan cara mencegah dan memadamkan api. P3K mengajarkan cara menolong korban, misalnya RJP atau menahan perdarahan.
Nggak. Di sini isinya ulasan. Sertifikat resmi tetap dari penyelenggara pelatihan yang terakreditasi.
Untuk kelas dasar, rata-rata satu sampai dua hari. Tergantung penyelenggara dan seberapa banyak praktiknya.
Tempat kerja yang punya risiko kebakaran umumnya wajib. Aturan lengkapnya bisa kamu cek di Kemnaker.
112 untuk semua keadaan darurat, 113 untuk pemadam kebakaran, dan 118 atau 119 untuk ambulans.
Sentuh atau arahkan kursor ke kartu untuk melihat langkah awalnya.
Jangan disiram air. Matikan kompor, tutup wajan dengan penutup atau kain basah, lalu jauhi area kalau api membesar.
Baringkan dalam posisi miring yang aman, jaga jalan napasnya tetap terbuka, lalu telepon 112.
Tekan langsung lukanya dengan kain bersih dan jangan dilepas-lepas. Kalau darah tidak berhenti, segera cari bantuan medis.
Putus aliran listrik dulu kalau aman. Jangan pakai air, gunakan APAR yang sesuai untuk api listrik.
Kartu di atas adalah ilustrasi umum, bukan pengganti pelatihan resmi. Dalam keadaan darurat, langsung telepon 112.